Nai Nata

Malam sebelum akad nikah, I was sitting here alone. Facing my monitor, and worried about what would happen tommorow or what wouldn't happen tomorrow.

Persiapan pernikahan yang serba kilat itu benar-benar membuat gw semakin kagum padanya. Kedua calon pengantin berada di kota berbeda dan pernikahan akan dilaksanakan di kota lain lagi.
Tak banyak yang bisa gw lakukan untuk ikut membantunya.
I do my best, memberi masukan, referensi dan menjalankan amanat.

Hal-hal mengagetkan terjadi. Menyadarkan betapa rapuhnya persahabatan. Betapa sesuatu yang kami sebut persahabatan itu bisa lenyap begitu saja, bisa begitu tak berarti. Mengingatkan bahwa orang terakhir yang akan selalu berapa disamping kita adalah pasangan kita, kekasih, istri.... suami.

Masih dimalam yang sama, my phone keep on ringing. Mendapat berita gembira, berita sedih. Lalu khawatir karena mbak veronica terus2an mengatakan bahwa gw ga bisa berbicara dengan di empunya telefon.

Membuat gw tersadar.... God, what a marvelous live you got me.
And what a terrible action we have done to it.

Pagi sesudah akad berlangsung, dia dianugrahi gelar baru bersama pasangan hidupnya. Sesuai dengan adat daerahnya, ia akan dipanggil dengan gelar tersebut, bukan lagi dengan nama yang sudah disandangnya 27 tahun ini.

Sejenak sesudah akad berlangsung, ia berkata pada gw kalau ia hanya ingin memeluk. Setelah memendam rasa rindu yang begitu dalam.
And my tears just fall down.
I miss u
I just miss u right now
I wish you the best for your new life dear

*lebay nih gw*
tapi sumpah jumat sabtu lalu melow benjet

Komentar

  1. Gak begitu kali Yu.. persahabatan itu konon tidak akan lekang oleh jaman. Mungkin hanya akan berubah sedikit saja, tdk bisa persis spt dulu lg, tp.. seorang sahabat akan tetap menjadi sahabatmu

    *mudah2an dah gak mellow lagi :)*

    BalasHapus
  2. setuju sama mba myrna....sahabat itu engga pudar sama zaman, engga pudar oleh usia, karena ia bukan cinta semu tak bertepi. :)

    BalasHapus
  3. mungkin tidak akan bisa seperti dulu lagi, tapi sahabat itu akan tetep ada yu, tahun lalu dah ngerasain juga ....

    BalasHapus
  4. iya, gw rasa begitu myr...

    thanks :)

    BalasHapus
  5. another mysterious story frm ay...

    *ga ngerti*

    BalasHapus
  6. mantan pacar tu ada,mantan istri atau suami ada yu,tp klo mantan ayah atau ibu,mantan sahabat kayaknya lum penah denger dech yu,coz hal itu memang ga da.....

    BalasHapus
  7. yg namanya sahabat tuh ga pernah ilang atw berubah ... yg ada persahabatannya yg berubah bs krn keadaan atw status .. tp dia bakalan tetep sahabat lo... (no worries ya yu)

    BalasHapus
  8. bagus buat judul novel ni....

    BalasHapus
  9. yang sabar yah dek... *lho?* :)

    BalasHapus
  10. Let it remain a mystery then... :)

    BalasHapus
  11. ga disebut mantan sahabat siy, tapi halusnya "sahabat jaman SD", "sahabat jaman SMP" :)

    BalasHapus
  12. visa gw ga di approve...batal berangkat deh :(

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada yang mo pasang kawat gigi?

i could never be your woman

Travel Lodge Kemuning Grove