Istana Kedua

Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Romance
Author:Asma Nadia
Jika cinta bisa membuat seorang perempuan setia pada satu lelaki, kenapa cinta tidak bisa membuat lelaki bertahan dengan satu perempuan?

***
Ini novel fiksi pertama Asma Nadia yang gw baca. Sebelumnya gw baru baca karya nonfiksi 'Jilbab Pertamaku'.
Cerita yang cukup menggetarkan. Pertanyaan pertama yang muncul di benak gw adalah 'does she always melow like this?' :))

Dinovel ini ada 3 tokoh sentral

Arini
Perempuan lembut dengan kemanjaan yang santun, dengan stok penegertian dan pemakluman tanpa batas. Ibu muda dengan 3 anak yang selalu percaya hidup ini seperti fairy tales, dimana putri akan bertemu dengan pangerannya dan hidup bahagia selamanya. Ia punya segalanya, suami yang baik, anak-anak dan keluarga sempurna. Hingga suatu saat kenyataan pahit yang selama ini tersembunyi terkuak.

Mei Rose
Baginya hidup bukan dongeng. selalu berpijak pada logika Mei Rose berkali kali membuktikan dirinya mampu melewati tiap cobaan yang menimpanya. Diperkosa, disiksa, ditipu...
Hingga akhirnya ia mendapatkan keinginannya ketika ia berjuang melawan Tuhan.

Prass
The man. Nice man. Is He?

Cerita dimulai dengan sebuah email spam
'Aku perempuan normal, mapan, dan mandiri yang mencari laki-laki yang siap menjadikan aku istri kedua. Aku tidak butuh perhatian, bahkan seks sekalipun. Kecuali bila kuinginkan. Aku hanya ingin menjadi istri part timer yang sah.'

Dan berakhir dengan......
Mungkin dongeng seorang perempuan harus mati, agar dongeng perempuan lain mendapatkan kehidupan. Hanya lelaki yang sanggup terus berkeliling dan menciptakan dongeng abadi di setiap kuntum bunga.

kena banget nih cerita
*Recomended for husband*

Komentar

  1. wahhh kayanyabagussss...
    mauk donkk
    *aku juga suka baca...
    *catet pengarangnya..

    BalasHapus
  2. Ini merupakan Novel terbaik Asma Nadia yang pernah saya baca. Asma Nadia sukses membangun karakter yang kuat pada setiap tokohnya. Saya merasa mereka -Arini, Pras dan Mei Rose- bernyawa dan memainkan peranannya dengan nyata dihadapan saya. Dan mba Asma dengan kepiawaiannya merajut kata dan memilin alur cerita berhasil mengaduk-ngaduk emosi saya ketika membacanya.

    Hmm.....Isinya? Baca sendiri aja deeh :)

    BalasHapus
  3. iya, ga tau tuh kalo posting dari HP gw suka muncul 2x :(

    BalasHapus
  4. gw baru neh commentnya aip sama edria sama persis :)

    BalasHapus
  5. iyah.
    bener ga komen lo sama persis sama lolipopee?

    BalasHapus
  6. iya gw jg heran pas baca. kok bs persis sama.. ada telepati telepoto nya ya? :P

    BalasHapus
  7. hei...pelaku tabrak lari! abis nge buzz langsung ilang..

    BalasHapus
  8. wah aku udah lama banget ga baca karya mba asma. coba ntar kita intip tu buku

    BalasHapus
  9. pinjem,,,, gw ga punya koleksi buku baru nih...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada yang mo pasang kawat gigi?

i could never be your woman

GIA