Jumat, 20 Maret 2009

Apakah saya melewatkan satu kesempatan lagi?

I know this is coming
For the 2nd time.
Beberapa hari ini saya sedang berfikir ttg dia.
Menimbang nimbang
Ketika tiba2 dia nyatakan untuk yg kedua kali ternyata saya msh blm mendapat jawabnya.

Terlalu takut untuk bilang ya, gmn kalo ternyata kami tdk bisa saling menerima apa adanya. Saya tdk bs menerima dia apa adanya.
Saya brengsek. Yup saya tau.
Happens all the time.
Pada hubungan terdahulu pun.
3 lelaki terdahulu yang akhirnya menyerah dan memutuskan menikahi perempuan lain.
Karena saya yg tidak bisa dibuat yakin.
Saya bukan merasa sempurna. Justru saya merasa sangat jauh dari sempurna.
Impian saya adalah menikmati kekasih saya, kesempurnaan dan ketidaksempurnaannya.
Menikmati senyumnya, setiap inci wajahnya dan menemukan cinta yang terpancar dimatanya untuk saya.
Saya bodoh ya?

Saya malah menikmati lelaki2 brengsek yang jelas2 ga akan berkomitmen selamanya. Atau mungkin itu? Saya yang menghindar dari komitmen. Minim rasa percaya.
Tapi gmn kalo rasa sepi sendiri hinggap seperti sekarang?
Saya butuh seseorang untuk bersandar.

Apakah pria baik ini orangnya?
Akankah ada pria baik lain yang datang bila yang ini saya lewatkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar